Hampir saja saya tidak menulis untuk hari ini. Saya lupa, malam ini saya kencan dengan Binar nonton konser ulang tahun Sheila on 7 yang ke 16. Saya sempat lupa juga sama mas Jaki yang tadi ketemu disana, maklum masnya tambah sangar, jadi saya pangling. maaf ya mas, hehehe.
Seperti air mineral botol masih tersegel yang berada di tumpukan botol-botol bekas tadi, Sheila on 7 tetap terasa baru di antara "band-band lama" lainnya. Terasa segar untuk dinikmati, ditengah gersangnya musik-musik masa kini. Saya sempat mengira akan ada bagian dimana para mantan personil naik ke panggung untuk sekedar bernostalgia. Namun ternyata kehadiran Sakti, dan Anton hanya diwakilkan oleh foto yang terpampang di slide show sebelah panggung.
Sekitar tiga jam penonton bernyanyi, layaknya umat yang bergemar menyanyikan puji-pujian di gereja. Sang idola juga tak lupa menunjukkan rasa terima kasihnya kepada mereka.
Tapi yang terpenting bukanlah itu semua. Melainkan, tiga jam berdiri, menyanyi, dan menari bersama Binar di tengah lautan manusia. Semoga kami tetap dapat melakukan hal yang sama sampai kaki tak sanggup berdiri, saat kami lanjut usia. :)
Tapi yang terpenting bukanlah itu semua. Melainkan, tiga jam berdiri, menyanyi, dan menari bersama Binar di tengah lautan manusia. Semoga kami tetap dapat melakukan hal yang sama sampai kaki tak sanggup berdiri, saat kami lanjut usia. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar