Rabu, 06 Juni 2012

Kamu tau rasanya ketika segala sesuatu yang ada di kepalamu memaksa untuk berhamburan keluar?
Dan kamu tahu ketika kau butuh istirahat, tapi kepalamu terus memaksamu untuk berpikir?
Saat kau ingin menghapus dirimu, dengan eraser tool atau mengclone stamp dirimu agar perlahan hilang, yang nampak hanya background.
Meng-front minus back dirimu dengan background sehingga dirimu tak ada lagi. Meng Cntrl+A masalah-masalahmu dan tinggal menekan tombol delete untuk menghapusnya.

Kamu tahu rasanya menjadi gila? ketidakjelasan  masa depan yang cenderung hanya dipaksakan.
Saat rasanya kau tidak tahu sedang menulis apa, dan hanya menumpahkan segala sesuatu yang memaksa berhamburan keluar dari kepalamu. Saat opsi untuk pulang ke rumah tidak sesederhana itu. Saat cinta yang memuncak justru malah membunuhmu. Saat otak ini perlahan membodohi dirimu sendiri, sehingga kau tak tahu siapa yang harus kau percaya?

Kamis, 31 Mei 2012

JOG

Saya tak akan bermanis-manis tentang hari terakhir. Sebab ini bukanlah perpisahan. Tak ada yang perlu ditangisi, tak ada yang perlu disesali. Di penghujung bulan ini, izinkan saya untuk mengingat kembali. Apa yang menjadi tujuan saya untuk ada disini. Di sebuah kota, dengan berjuta suku dan agama. Yang berbaur, terkocok dalam satu adonan yang bernama Yogyakarta.

Entah apa yang pertama kali ada di benak saya ketika pertama kali menginjakkan kaki. Sama sekali tak terpikirkan untuk melanjutkan studi di kota ini. Saya lupa berapa usia saya kala itu. Yang saya ingat, kota ini adalah kota yang unik. Sama sekali berbeda dengan kota kelahiran saya, Balikpapan. 

Yogyakarta bisa menjadi semacam pelarian. Mungkin itu alasan kakak saya untuk memutuskan melanjutkan sekolahnya disini. Ia terbang dari Balikpapan ke Yogya untuk belajar di Sekolah Menengah Atas Stella Duce. Kala itu saya ikut mengantar, dan setelahnya Yogyakarta sering menjadi tempat tujuan berlibur saya dan keluarga.

Tanpa terasa, kini saya hidup di sini. Di kota pelajar yang terkenal dengan makanan gudegnya. Ratusan kilometer terpisah dari keluarga membuat saya mengiris hati. Secara tak sengaja, sering terlintas bayangan-bayangan tentang orang tua dan saudara-saudara yang berada nun jauh di sana. Tapi tak mengapa, saya bangga menjadi salah seorang perantau dari keluarga saya. Kepergian kakak dan saya ke kota ini mengundang saudara-saudara kami yang lain untuk pula melanjutkan studinya di kota ini.

Sepupu saya, bimo, contohnya. Saat pertama kali ia kesini, ia langsung menyatakan rasa cintanya terhadap kota yang nyaman ini. Tanpa terasa sekarang ia sudah akan menghabiskan tahun pertama studinya di salah satu Universitas Swasta di Yogya. Kakak saya malah sudah meninggalkan kota ini sejak tahun 2010. Ia menjadi sarjana dan mendapatkan pekerjaan di Tangerang. Sebuah kota dengan cerita yang berbeda. Saya sendiri sedang memasuki tahun ketiga saya di sini. Sebentar lagi saya akan menjalani masa-masa KKN, bukan di Yogya, tapi di Bima. Sebuah kota di Nusa Tenggara Barat. Jikalau semua lancar, tahun depan saya akan menjalani masa skripsi dan semoga saya bisa lulus di akhir tahun depan. Orang tua sudah menanti, berikut juga mimpi-mimpi yang menunggu untuk diwujudkan.

Yogyakarta juga menyimpan sebuah kisah. Kisah cinta antara saya dan dia. Seorang wanita dari kota yang berjarak tiga jam dari sini. Mungkin waktunya di kota ini tak lama lagi. Tapi saya berjanji akan segera menyusulnya untuk kemudian pergi. Tapi entah suatu saat nanti, saya percaya kota ini memiliki sejuta alasan untuk dapat membuat saya kembali kesini lagi. 

:)

Rabu, 30 Mei 2012

Jarak

Beratus-ratus kilometer.
Luasnya samudera.
Memisahkan.
Entah apa yang terpikir.
Entah apa pula ini.

Selasa, 29 Mei 2012

Kisah Badut berhidung besar berwarna merah

Alkisah ada seorang badut berhidung besar berwarna merah yang suka menghibur teman-temannya. Ia sangat suka melucu dan tertawa.Teman-temannya pasti ikut tertawa jikalau melihat hidung besar merahnya bergoyang-goyang sembari ia bercerita lucu.

Karena lelah tertawa bersama teman-teman, malam harinya sang badut tertidur pulas. 

Karena terlalu lelah, sang badut bangun kesiangan. Alangkah terkejutnya ia, hidung besarnya yang berwarna merah sudah tidak ada. Ia pun bingung mencari kesana-kemari. Ia mencari di bawah tempat tidur sampai di dalam lemari. Tidak ketemu juga. Ia pun merengut sedih. "Badut main yuk!", tiba-tiba terdengar suara teman-temannya memanggil badut untuk bermain. Dengan terburu-buru, sang badut meninggalkan rumah tanpa sempat berpamitan kepada Ibunya

Karena hidung besar merahnya hilang, anak-anak tidak lagi tertawa saat ia bercerita lucu. Ia pun semakin sedih karena tidak dapat menghibur anak-anak itu lagi. 

Sang badut mulai menangis. Ia tak tahu harus berbuat apa. Ia memutuskan untuk pulang ke rumah.

Sampai di depan rumah, sang badut mengetuk pintu. "tok tok tok". Pintu terbuka, lalu muncullah sang ibu dari dalam rumah. Ibu badut yang keheranan bertanya, "Hai anakku, kenapa kamu menangis?". Sambil terisak badut menjawab, "Hidung merahku bu. Hidung besarku yang berwarna merah hilang". Ibu badut lalu tersenyum dan menuntun sang badut masuk ke dalam rumah.

Di dalam rumah, Ibu badut mengambil sesuatu dari atas lemari. Sebuah benda bulat berwarna merah. Oh ternyata itu hidung si badut! "Ini Ibu temukan terjatuh di lantai kamarmu saat Ibu menyapu di pagi hari. Kau tidur terlalu pulas, sampai-sampai tidak menyadari hidung merahmu lepas dan jatuh ke lantai. Dan karena kau bangun kesiangan, kau jadi tidak tahu kalau hidungmu ibu simpan agar tidak hilang ", ujar Ibu badut. "Aaah, kenapa tadi pagi ibu tidak mengatakannya padaku?". Tanya sang badut. Dengan sabar Ibu badut menjawab, "Ibu sudah mau mengatakannya, tapi kan sehabis bangun tidur kamu langsung terburu-buru pergi bermain. Tidak pamit ibu lagi". 

Sang badut menyesal atas perbuatannya. "Maafkan badut bu", kata badut. "Yasudah, lain kali jangan di ulangi. Bangun kesiangan itu tidaklah baik. Apalagi pergi terburu-buru tanpa pamit". Ujar ibu menasehati. Sejak saat itu sang badut berjanji untuk tidak bangun kesiangan, tidak terburu-buru saat akan pergi serta tidak lupa pamit kepada Ibu.

Karena hidung besar berwarna merahnya sudah ketemu, sang badutpun dapat kembali menghibur teman-temannya dengan tawa, canda, dan cerita-cerita lucunya. Sekarang sang badut tidak murung lagi.

Senin, 28 Mei 2012

Bagaimana Jika..

-ternyata Manusia adalah Alien, yang lupa dirinya adalah Alien karena sudah terlalu lama hidup di bumi.
-ternyata Meteorit yang menghantam bumi dan memusnahkan Dinosaurus dan Manusia purba lainnya adalah senjata para Alien yang mengosongkan bumi untuk bermigrasi karena planet asalnya sudah rusak.
-ternyata teknologi yang kita punya sekarang ini, adalah warisan dari leluhur kita, para alien.
-ternyata aku keturunan Alien
-ternyata kamu keturunan Alien
-ternyata kita semua keturunan Alien

Aaaaaaaa..

----------------
Demikianlah pembicaraan empat orang lelaki dalam satu mobil di suatu Sabtu sore yang selo.

Minggu, 27 Mei 2012

Labuhan Hati



Labuhan hati, labuhan jiwa.
Dimanakah engkau berada?

Tak ingin ku labuhkan kapalku di dermaga kelam ini.
Dermaga tanpa tali yang cukup kuat untuk menjaga kapalku tetap disini.

Ombak besar siap ku hadapi.
Samudera luas siap ku arungi.
Beberapa karang menghadang kuterjang.
Penuh keyakinan, ku sampai di seberang.

Labuhan hati, labuhan jiwa.
Tunggulah sampai kapalku tiba di sana.

Sabtu, 26 Mei 2012

Sabtu Selo (rekap hari)

Hari ini berjalan dengan singkat. Saya bangun siang, dilanjutkan dengan mengembalikan drum sisa acara semalam. Setelah itu berkumpul dengan teman-teman, makan siang, dan saya makan nasi goreng babi. :9

Dengan  banyak pertimbangan, kami lalu melanjutkan perjalanan ke timur Yogyakarta. Perhentian berikutnya adalah Candi Plaosan, salah satu candi lainnya buatan Dinasti Syailendra.

Entah mengapa, kami memutuskan untuk pergi kesana. Selo, ya mungkin itu satu-satunya alasan.

Selepas maghrib, saya pulang dan langsung tidur. Kemudian bangun jam sepuluh, dan langsung bertemu teman saya yang lainnya, dan akhirnya saya disini. Di sebuah tempat dengan akses internet berbayar, yang saya langgar peraturannya dengan membawa modem sendiri. Mengetik hal yang tidak jelas untuk setoran hari ini. Saya janji di hari esok akan menulis sesuatu tentang pembicaraan sore ini. Sebuah pemikiran gila akan masa-lalu.. Ah, sudahlah. Saya akhiri dulu tulisan ini. Kurang dan lebihnya, saya minta maaf. Saya pergi dulu ya.

Ciaaat. *berubah jadi ranger merah*

Jumat, 25 Mei 2012

Ketiduran

Sudah berapa kali ketiduran menghambat aktivitas saya. Entah pagi, siang, maupun malam. Tidur larut malam adalah penyebabnya. Mungkin sudah karena terbiasa, tapi yang jelas saya juga tidak ingin tidur larut malam. Kadang tugas dan pekerjaan yang membuat saya tidur larut malam, bahkan pagi. Mekanisme otak saya yang bekerja tak tentu, lebih dapat diandalkan di jam-jam malam. Sepanjang siang? Ia kosong, dan saya bagaikan Zombie.

Saya sadar saya harus merubah kebiasaan buruk ini. Semua demi masa depan yang lebih baik. Karena tidak hanya saya yang rugi, lingkungan sekitar saya juga. Misalkan saja, saya terlambat kuliah, terlambat mengumpulkan tugas, terlambat menepati janji, dan terlambat menggapai hatimu. Eh, bukan itu maksud saya. Pokoknya ya cita-cita saya, tidur cukup dan tidak kesiangan lagi.

Doakan ya...

Kamis, 24 Mei 2012

Alay

d3F1nis1 4lay 4P4 51h? 53beN4Rnya, 4laY 1tu 5in6k4t4n d4r1 ANAK LAYANGAN. cUM4, 53m4k1N KeS1N1 D3f1niS1ny4 b3r63s3R m3Njad1 r4ncU. 53b461an b35AR m3N64nG6aPny4 53b4Ga1 4n4k k3K1ni4n Y4ng CenDeRung d1ang6Ap nor4k d4n 5em4CaM t3rLaLU b3r5em4ng4t m3n61kuTi tR3n y4Ng 53D4n6 B3r3D4r.

bAny4k YaNG bil4n6, 54l4H 54tu y4ng m3NC1rikan 535E0R4n6 itu alay, yaNg p4l1Ng j3l4s y4 53perT1 1n1. 5Ep3rt1 tul154n 54Y4 1Ni. b354r k3c1L d4n d1CampuR d3n64n an6K4. B1k1N 54K1t mAT4? jEl45 5aj4. tap1 UnTun6ny4 OTak m4nu51a itU h3B4T, jad1 tuL154n 4n3h s3pErt1 1nI t3T4P dapaT t3rb4ca d3ng4n b4Ik.

LUcuNyA, b4nyak OraNg yan6 50k 4nt1 T3rh4d4p 4L4y. pad4h4L t4k s4d4r dulUnya m3r3ka ju6A p3rn4h 53p3rT1 1tu.

j4D1 untUk 4l4y-4l4y 53-Indonesia yan6 b4C4 Tul1S4n in1, jan6aNlah t4kut, d4n j4n6An kAu 60Y4h. p3rKu4t imAn 4l4ymu, t4pi j4n6aN k4U tul4ri t3M4N-t3m4nMu. k45ihan. bi4r kau 5aJ4 y4nG j4d1 al4y. t4p1 b4n6gal4h. kAr3na 4lay 1Tu 1St1mew4.

5al4m 4lay!



nb: maaf atas pusingnya kepala anda saat membaca tulisan saya hari ini. :p

Rabu, 23 Mei 2012

Terima kasih para pembajak

Berterima kasihlah pada para pembajak. Baik pembajak sawah, maupun pembajak software. Karena pembajak sawah, kalian bisa makan nasi. Karena pembajak software kalian bisa mencoba berbagai macam software-software yang harga aslinya melambung tinggi setinggi tingkat korupsi di Indonesia. Photoshop, Corel Draw, apapun itu. Yang kalian pakai saat ini apakah software asli? Pasti bajakan bukan?

Sekali lagi, berterima kasihlah. Karena software-software bajakan itu, kalian bisa menjadi ahli Photoshop, Coreldraw, dan lain-lain.

Hidup Endonesa!!

Selasa, 22 Mei 2012

Merangkai Nada dan Kata

Pernahkah kau mencoba diam sejenak, dan mendengarkan suara disekitarmu? Suara orang berbicara, suara kendaraan yang melaju, suara-suara yang tak ada habisnya mengusik konsentrasi. Mungkin sangking biasanya, suara itu telah menjadi soundtrack hidup yang paling nyata. Saat kau mencinta, saat kau berduka. Suara-suara itu yang paling setia menemanimu.

Segala bebunyian yang terdengar, berbaur menjadi satu dalam imaji para penangkap nada. Beberapa mengolahnya menjadi sebuah mahakarya. Beberapa lainnya tak sanggup menggubahnya, hingga tersimpan semata dalam laci memori mereka. Kadang otak manusia mencoba menciptakan nada. Yang beruntung, bisa merekamnya untuk diperdengarkan pada dunia. Terkenal? Itu hanya bonus semata. Berbanggalah bila semua orang menyenandungkan nada yang kau rangkai.

Cara membuatnya?

Ambillah secarik kertas dan alat tulis. Lalu coba temukan apa yang ingin kau sampaikan. Entah kepada siapa, yang penting sigaplah menangkap apapun yang keluar dari kepala.

Beberapa memulai dengan nada, beberapa memulai dari kata. Tidak ada yang salah. Lakukan apapun yang bisa kau lakukan.

Jika salah satu sudah terbentuk, putarlah otak dengan keras untuk membuat bagian yang lainnya. Hingga keduanya berpadu, menjadi satu dalam sebuah lagu. Nada dan kata, harmoni yang menyapa. Sebuah pesan yang ingin kau sampaikan. Entah untuk dia, mereka, atau dunia.



Selamat berimajinasi.

Adios.

Senin, 21 Mei 2012

Tips agar cepat kaya

Bagi anda yang sedang dilanda kekurangan asupan dana, atau mungkin kantong anda bagai tumbuhan yang kurang disiram sehingga kering, anda bisa mencoba hal yang satu ini.

Tidak pakai sulap, tidak pakai sihir. Semua akan otomatis berubah sesuai keinginan anda. Anda cukup percaya, pejamkan mata, dan telan semuanya.

Jangan lupa dikunyah, tersedak tidak kami tanggung.

Tunggu apa lagi, silahkan coba produk kami.




Tersedia pula pilihan lain untuk jiwa muda seperti anda yang menyukai tantangan. Anda harus hati-hati terhadap produk yang satu ini. Salah-salah anda bisa hilang karenanya.






Jika tak sengaja anda hilang, tenang saja. Kami sudah menyiapkan antisipasinya. Tentu saja dengan produk kami yang satu ini.




------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hehehe, ngawur ya. Tapi itu tiga cokelat nyeleneh yang saya temukan di salah satu toko oleh-oleh di Jogja. Soal rasa, saya belum coba. Tapi kalo ada yang penasaran, silahkan lho. :D

Minggu, 20 Mei 2012

You are what you...

Inspirasi. Sebuah hal yang membuatmu dapat menciptakan/melakukan segala sesuatu. Ada  perkataan, "jika kau bisa membayangkannya, berarti kau bisa menciptakannya". Tinggal dari diri sendiri saja untuk melaksanakannya atau tidak.

Sumber inspirasi? Banyak. Bisa saja dari buku, musik, bahkan yang paling menarik adalah kau dapat menjadikan segala hal sebagai inspirasi.

Ada lagi yang namanya Influence. Bahasa indonesianya, pengaruh. Seorang "artist", (saya menyebut artist, sebagai orang yang menciptakan karya, baik musik, tulisan, dan lain-lain), pasti karya-karyanya dipengaruhi oleh karya-karya orang lain yang ia konsumsi.

Saat kita cenderung mendengarkan suatu jenis musik tertentu, atau malah spesifik seorang penyanyi/musisi tertentu, karya kita pasti sesedikit apapun ada pengaruh darinya. Begitu juga dengan tulisan kita (jika kita menulis). Tulisan kita sedikit banyak pasti akan dipengaruhi oleh buku yang kita baca, lebih tepatnya lagi penulis buku tersebut. 

Makanya banyak artist yang karya-karyanya berbau karya artist lain. Berarti ia sangat terinspirasi sehingga tanpa sadar ia membuat karya yang berbau sama. Jika kau tidak keberatan karyamu dibilang terlalu mirip karya si A, atau si B, ya silahkan tidak apa-apa. Tapi jika kau ingin menciptakan sesuatu yang unik, karyamu sendiri, bolehlah kau mencoba beberapa hal dibawah ini:

- Konsumsilah karya dari beberapa macam artist yang berbeda. Jangan mentang-mentang suka dan ngefans berat, lantas hanya karyanya saja yang di konsumsi.
-Jika kamu seorang musisi, janganlah hanya mendengarkan musik saja. Coba juga mengkonsumsi hal lain yang tidak berbau musik. Misalnya, membaca buku atau apapunlah. 
-Jangan takut dikritik orang. Setiap kritik yang di lempar, akan membantumu untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
-Jangan sombong. Kesombongan hanya akan membunuh dirimu sendiri.
-Berdoa, agar tetap diberikan ide-ide segar dan kreatif.

Mungkin itu beberapa hal yang bisa dilakukan untuk sang artist yang tak ingin "dicap sama dengan". Intinya adalah, memacu otak agar tidak terkurung oleh streotip diri sendiri, dan jangan takut untuk berkreasi lebih.

Maaf jikalau ada tulisan yang tidak berkenan. Maklum, saya hanya musisi yang mencoba menulis biar otak saya gak stuck mikir nada dan melodi itu. 

Adios :)

Sabtu, 19 Mei 2012

kumpul keluarga

Long weekend ini, sungguh sesuatu ya. Kakak saya, mbak Titi, yang merantau di Tangerang berkunjung ke Jogja. Dan ini pertama kalinya kami sekeluarga seperantauan Jogja bisa ngumpul semua. Ada dua sepupu saya, Bimo dan Dani. Ada pacarnya Dani juga, Hani. Dan tak lupa pacar saya, Binar.

Semoga kelak kami bisa ngumpul-ngumpul lagi ya. Entah di Jogja, mungkin Balikpapan, atau entah di suatu tempat nanti.


 

Jumat, 18 Mei 2012

SHEILAmat malam


Hampir saja saya tidak menulis untuk hari ini. Saya lupa, malam ini saya kencan dengan Binar nonton konser ulang tahun Sheila on 7 yang ke 16. Saya sempat lupa juga sama mas Jaki yang tadi ketemu disana, maklum masnya tambah sangar, jadi saya pangling. maaf ya mas, hehehe.

Seperti air mineral botol masih tersegel yang berada di tumpukan botol-botol bekas tadi, Sheila on 7 tetap terasa baru di antara "band-band lama" lainnya. Terasa segar untuk dinikmati, ditengah gersangnya musik-musik masa kini. Saya sempat mengira akan ada bagian dimana para mantan personil naik ke panggung untuk sekedar bernostalgia. Namun ternyata kehadiran Sakti, dan Anton hanya diwakilkan oleh foto yang terpampang di slide show sebelah panggung.

Sekitar tiga jam penonton bernyanyi, layaknya umat yang bergemar menyanyikan puji-pujian di gereja. Sang idola juga tak lupa menunjukkan rasa terima kasihnya kepada mereka.

Tapi yang terpenting bukanlah itu semua. Melainkan, tiga jam berdiri, menyanyi, dan menari bersama Binar di tengah lautan manusia. Semoga kami tetap dapat melakukan hal yang sama sampai kaki tak sanggup berdiri, saat kami lanjut usia. :)

Kamis, 17 Mei 2012

Alien pt1

Sepengetahuan saya, ada beberapa orang yang percaya bahwa Alien adalah makhluk bukan manusia yang berasal dari planet lain. Dengan segala teknologi canggih yang mereka punya, mereka dapat dengan leluasa piknik ke planet Bumi. Menumpangi piring terbang, seringkali mereka disebut UFO (Unidentified Flying Object). 

Berbagai macam desas-desus tentang penampakan Alien sudah sering terdengar di berbagai belahan bumi. Dari Barat ke Timur, semua bersaksi melihatnya. Sebagian besar mengatakan mereka berbentuk mirip manusia, hanya sedikit berbeda.

Cerita penampakan Alien yang paling terkenal berasal dari Roswell. Konon ada pesawat Alien yang jatuh di daerah itu, berisikan awaknya yang sudah meninggal. Lalu, desas-desusnya, pemerintah menyembunyikan mayatnya di Area51, sebuah pangkalan militer dengan pengamanan ekstra.

-----

"Bagaimana jika sebenarnya kita itu alien, namun karena saking lamanya kita lupa kalo kita adalah alien." (Amri Novan, 2012)

Itu adalah quote dari teman saya, Amri, di twitter. Mungkinkah manusia itu alien, dan sebaliknya? Alien itu juga manusia? Saya pernah membaca tulisan seseorang yang berasumsi bahwa Alien mungkin saja merupakan keturunan dari manusia jaman dahulu yang berhasil melakukan perjalanan lintas planet, bahkan galaksi. Sebab ada cerita, sebuah peradaban di zaman dulu mempunyai teknologi canggih yang tidak dimiliki oleh manusia jaman sekarang.

Cerita ini sangat terdengar seperti dongeng. Tapi kemungkinan tetap saja bisa terjadi bukan?
Sebenarnya masih banyak yang ingin saya tulis soal Alien. Tapi saya harus cepat tidur tweeps. Subuh nanti haru bangun, jemput mbak saya di stasiun Tugu. Nanti kalau ada kesempatan saya lanjutin lagi deh.

Adios..

Rabu, 16 Mei 2012

Jombi

Halo semuanya, ini hari apaa? Ya betul sekali ini hari rabu.
Hari rabu adalah harinya Jombi (baca: Zombie). Kenapa Jombi? Jombi adalah mayat hidup, berjalan tanpa arah, tidak jelas, dan terlihat bertubuh tapi tidak berjiwa, kosong. Di hari rabu saya bisa bertingkah seperti Jombi. Kenapa? Soalnya malam harinya saya biasa tidak tidur karena menggarap tugas kuliah Produksi Iklan yang akan di presentasikan hari rabunya. Saya tidak sendiri disini. Masih banyak Jombi-jombi lainnya yang haus akan istirahat.

By the way, saya baru saja bangun dari tidur saya. Saya tidur mulai tadi sore. Dan bermimpi aneh sekali. Saking anehnya saya sampai lupa. Prek fan, aduh nulis apa aku. Ternyata ke-Jombian ini masih berlangsung sampai detik ini tweeps. Pi po pa po pi po pa brr tiiiitt.

Selasa, 15 Mei 2012

Aku Cinta

Kau buatku terdiam di hadapanmu, buatku tak tau harus berkata apa
Kau begitu indah, tercipta..

Kau sosok terindah di dalam hatiku, tak ada alasan tuk membencimu
Kuharap kau mau menerimaku, jadi kasihmu slalu..

Bridge:
Tak ada kata yang tepat, untuk menggambarkan
Kau terlalu indah tercipta, sungguh kuinginkan

Reff:
Kau ada di sampingku..
Habiskan hari bersama
Kita berdua, menatap dunia..
Kau dan aku saling memiliki
Hingga waktu tiba dimana kita kan pergi
Sungguh aku cinta kamu..

Kau bagai lilin yang terang di hatiku
Terangi hari-hariku yang kelam
Kau buat semua, berwarna..

Back to *, bridge, reff
Intro
Back to reff

Senin, 14 Mei 2012

Kemana superman pergi?

Saat Loki berusaha menghancurkan bumi, para superheropun segera bersatu untuk menyelamatkan bumi. Captain America, Iron Man, Hulk, Black Widow, Hawkeye, dan Thor berkongsi untuk melawan Loki dalam The Avengers. Tapi kemana sang Superhero legenda, sang manusia super dari planet Krypton itu? Kalau dari produsen filmnya ya jelas Superman tidak ada. Kan dia superheronya "DC", sementara Avengers kan "Marvel" ya. Tapi tetep agak gimana gitu rasanya, ngeliat Superman gak ikutan menumpas Loki dan antek-anteknya.

Kemarin saya mencoba mencari tahu kemana superman pergi. Dan ternyata....





Superman sedang bermain basket


Minggu, 13 Mei 2012

Berdoa sebelum tidur

Seribu kata yang telah terucap, termasuk lelah dan bahagia, 
semuanya ditutup dengan sajak syukur kepada Yang kuasa.
Kini biarkan aku terlelap di antara waktu yang melambat, 
hingga pagi dan matahari kembali menepati janji tuk merapat.

-

Kapankah terakhir kali kamu berdoa sebelum tidur? Seberapa sering badan itu terlampau lelah, hingga melupakan ritual yang selalu kita lakukan sebelum tidur sejak kita kecil? Setiap orang memiliki jawabannya masing-masing. 

Mungkin sekarang, tidak ada Ibu atau Ayah untuk memimpin sebuah doa saat kita akan memejamkan mata. Bahkan mungkin tidak ada seorangpun yang mengingatkan kita untuk melakukan hal kecil ini sebelum mimpi merenggut kesadaran kita. Suatu waktu ada yang pernah bertanya, "kenapa sih, aku harus berdoa sebelum tidur?". Mungkin memang tak pernah ada jawaban yang memuaskan hatinya. Tapi bukankah alangkah baiknya kita mengucap syukur atas hari yang telah diberikan kepada kita? Atas segala kesempatan, kejadian, pengalaman, dan berjuta alasan lainnya yang telah dilimpahkan kepada kita oleh-Nya. Sebenarnya tidak ada alasan untuk tidak mengucap syukur. Bahkan dalam keadaan sehina dan sekotor apapun dirimu. 

Selain itu? Apapun yang akan kau doakan sebelum tidur, itu urusanmu masing-masing. :)



Tulisan ini bukan untuk menggurui, dan tidak bermaksud memancing suatu reaksi lebih. Hanya sebuah visualisasi dari pikiran saya yang sedang terjebak di langit-langit kamar. Jika suka, tersenyumlah. Jika tidak? Naikkan alis matamu dan merengutlah, lalu tutup halaman ini dalam damai. :)

Adios...




Sabtu, 12 Mei 2012

Pulang

Pulang ialah satu judul lagu yang baru saja saya bawakan bersama teman-teman di panggung tadi. Saya lupa, kapan lagu ini saya buat. Untuk apa juga, saya juga tidak dapat mengingatnya dengan baik. 

Tapi saat tadi sore latihan di studio, saya sempat memejamkan mata saat memainkan lagu ini. Yang saya rasakan adalah kangen. Sebuah keinginan untuk pulang. Dengan segala ketenangan dan kedamaian yang ada di rumah. Entah, mungkin kondisi saya saat ini yang menyebabkan saya ingin segera pulang. Tapi yang jelas, nada-nada dan pembawaan lagu ini semakin merasuk ke hati saya untuk pulang.

Lagu barusan belum direkam, tapi saya janji ketika sudah direkam saya akan membaginya di blog ini. :)

Jumat, 11 Mei 2012

Rusak

Jadi akhir-akhir ini beberapa barang saya rusak. Kalau di list kira-kira:
-Kamera
-Hp
-LCD laptop
-Tas punggung
-Tas gitar
-Celana 
-Lalu kemarin dan hari ini senar gitar kedua gitar saya putus.

Entah ini, malah saya mengurutkan barang-barang saya yang rusak. Tapi ya sedih juga rasanya.
Huhuuu...

Kamis, 10 Mei 2012

kalau kamu superhero kamu pengen dapet kemampuan apa?

Pertanyaan diatas tercipta setelah saya menonton The Avengers kemarin. Film yang menampilkan line-up superhero keren dengan balutan kostum apik dan tentu kemampuan khusus yang siap membasmi kejahatan di muka bumi. Jika saya jadi superhero, saya ingin bisa jadi superhero dengan kemampuan khusus tenaga super. Kira-kira seperti kekuatan Superman digabung dengan kekuatan Captain Amerika, Thor, dan Hulk. Jadi saya bisa mengangkat semua hal yang mustahil diangkat oleh manusia biasa.

Target lokasi dimana saya beroperasi adalah pasar. Kenapa pasar? Biar saya bisa menyamar sebagai kuli angkut/panggul di sana. Menjadi kuli panggul adalah pilihan yang tepat, mengingat saya bisa mengangkat semua hal. Karena saya bisa mengangkat semua hal, saya juga ingin mengangkat hati nurani para koruptor yang sudah lama tenggelam di dasar Samudera Hindia. Dan saya juga ingin mengagkat orang-orang yang terjatuh, yang kesepian dan sendirian. Supaya mereka semua bisa senang, dan tersenyum bahagia. :)

foto saya dari masa lalu ketika bingung memilih senjata untuk jadi super hero.
Saya pilih semua :p

Rabu, 09 Mei 2012

Sembilan

Sembilan bukanlah sebuah kesempurnaan
Ia adalah saat di mana kita berjanji
saling melengkapi, maupun berbagi
Untuk hari ini, ataupun nanti

Sembilan adalah aku dan kamu
Kadang tertatih, kadang berlari
Memandang hari, merajut mimpi
Untuk dikenang di kemudian hari

Sembilan itu ialah hari ini
Di saat bulan ikut kemanapun kita pergi
Begitu pula bintang yang mengiringi
Sampai tanggal sembilan lagi di hari nanti

Selasa, 08 Mei 2012

Badan dan Rambut

Ini adalah hari Selasa. Selasa ini dipenuhi dengan berbagai macam kegiatan. Mengingat minggu-minggu belakangan ini yang cukup pelik, penuh dengan tugas-tugas kuliah dan kegiatan lainnya. Jadi saya simpulkan, hari Selasa ini bagaikan badan dan rambut saya. Padat dan Ribet.

Sekian. Maaf jika post hari ini pendek dan tidak cukup panjang. Semoga hari-hari besok tidak berantakan seperti kamar saya. :)

Senin, 07 Mei 2012

Gara-gara semut

Jadi ceritanya, tadi malam saya sama sekali tidak tidur. Bukan Insomnia, bukan pula karena menonton bola. Tadi malam saya lembur, sedikit menyicil tugas kuliah Produksi Iklan untuk dikumpulkan pada hari rabu. Kebetulan tadi malam saya menginap di rumah teman saya, Wenny, bersama dengan beberapa teman satu kelompok lainnya. Sekitar jam setengah tiga, semua dari mereka sudah tertidur pulas di lantai kamar. Baru saja saya mau ikut merebahkan punggung, saya melihat beberapa obyek kecil bergerak-gerak dengan bebas di lantai kamar.

Semut! Ternyata ada barisan semut di lantai kamar itu. Kebetulan saya adalah orang yang cukup mendendam sama semut. Berkali-kali makanan milik saya di santapnya, tidak cuma makanan, bahkan badan saya pun acap kali menjadi sasaran mereka. Alhasil badan saya bentol-bentol. 

Tadi malam saya takut. Bagaimana jika nanti saya tidur, ternyata semut-semut tersebut menggerayangi tubuh saya? Tapi yang lebih saya takutkan lagi, bagaimana jika ternyata semut-semut itu bermain-main di rambut saya yang berpotensi membuat mereka menghilang selamanya? Hiii, serem banget deh. Geli dan merinding saya memikirkannya. Berbekal ketakutan akan hal itu, akhirnya saya terjaga sampai matahari kembali menampakan dirinya. Duduk di depan laptop, dengan sesekali menghalau semut-semut yang ingin menghampiri saya. Sungguh saya geli, paranoid, haa ya pokoknya jangan sampai semut-semut itu menjangkau rambut saya.

Minggu, 06 Mei 2012

But rambut but

Mungkin yang pertama kali orang ingat dari saya, saat bertemu pertama kali adalah rambut saya. Gondrong dan keriting gelombang tsunami. Mungkin saja terlihat seperti rambut gitaris ternama, Slash?

No! Tidak demikian. Rambut saya sedikit berbeda. Rambut saya tidak sekriwil rambut Slash yang lebih mirip Indomie goreng kebanyakan kecap. Rambut saya bisa dibilang lebih lurus sedikit sekitar 5% dari rambut dia. Dikit doang sih. Plus rambut saya lebih ngembang dan sedikit terlihat lebih tebal.

Beberapa orang juga pernah nanya, ini rambut asli apa bukan? Ya saya jawab, asli lah. Mungkin dikira saya selo, lantas main ke salon keritingin rambut kali ya. Tapi suwer tekewer-kewer ini rambut asli, tidak ada unsur pengeritingan secara paksa seperti yang mereka kira.

"Trus kalo rambut asli, berarti pas kecil lucu dong kamu keriting-keriting gitu?"
Tidak! dulu rambut saya tak begini. Rambut saya lurus rus rus waktu saya kecil. Terus seiring perkembangan jaman ya jadinya kayak sekarang ini. Kok bisa? Saya juga gak ngerti. Mungkin aja rambut saya bosen, jenuh, atau malah dia ga tahan sama bumi yang makin panas gara-gara pemanasan global ini. Melungker-melungkerlah dia jadinya. Pokoknya yang saya ngerti, semenjak lulus SMA, saya ngebiarin rambut ini memanjang tanpa di bentuk atau di potong sedikit apapun. Suka-sukanya lah. Eh dia semakin tumbuh liar layaknya semak belukar di hutan lindung Sungai Wain, semacam tempat bermain-main beruang madu begitu jadinya. Masih ga percaya kalo pas kecil rambut saya lurus? Nih buktinya...

Saya, umur sekitar 3 tahun

Ga percaya itu foto saya? Coba perhatiin mukanya. Ntar kalo ketemu saya langsung, boleh minta saya akting pake muka kaya gitu. Masih ngerasa gak mirip? Bisa jadi mata anda kelilipan tomcat. :p
Mungkin seharusnya rambut saya waktu kecil seperti ini kali ya...




Mungkin ini sedikit penampakan dari rambut saya yang sekarang. Yang dalam waktu dekat mungkin akan dipotong, dalam rangka gerah dan sebab-sebab yang lain. 

nb: maaf fotonya horor :p


Sabtu, 05 Mei 2012

Resiko ditanggung penonton

Apa yang ada di pikiran kalian jika mendengar kata ular? Menyeramkan, berbisa, hewan melata atau apapun itu bukan? Setahu saya, di dunia ini banyak orang yang takut banget sama ular. Ada yang baru ngeliat ular aja udah lari terbirit-birit. Tapi gak sedikit juga orang yang sama sekali gak takut sama ular. Termasuk saya. Saya mah biasa aja kalo liat ular. Megang ular juga saya berani. Tapi kalo sampe di gigit, baru saya panik.

Jadi hari ini, saya akan berbicara tentang ular. Tapi ular yang ingin saya bicarakan bukan sembarang ular. Singkat saja, ini adalah ular yang paling berbisa diantara spesiesnya. Bahkan orang yang tidak takut ular, saya yakin jika mereka melihatnya akan merasa sedikit takut dan bahkan tidak berani bersentuhan dengannya. Ular ini tidak melata, mungkin sedikit berbisa, dan berwarna biru. Yang jelas mereka pandai menggeliat! Satu ekor saja sudah menakutkan, apalagi dua ekor. Pokoknya jangan sampai deh mereka menggigit saya.

Penasaran sama ularnya? Mari kita lihat penampakannya.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
   
Mantep toooo????

Jumat, 04 Mei 2012

Stratocaster putih (tulisan random Jumat malam)

Stratocaster putih

Satu benda yang membuatku selalu ingat padamu.
Sebuah cita-cita dari mimpi yang ingin kuwujudkan.
Kau tahu, ku senang saat ku tahu.
Ku senang karena ternyata kau juga bisa.

Stratocaster putih, akan ku berikan.
Saat tiba waktunya, akan ku mainkan.
Mungkin nanti, di masa depan.
Atau besok, jika ku dapat orderan.

#puisigagal


-----------------------


Jadi begini teman-teman. Ceritanya, Binar dulu banget waktu baru ketahuan sama saya ternyata dia bisa main gitar, dia pernah mimpi. Dia main Stratocaster warna pink. Fenderkah merknya? Dia tidak tahu. Yang jelas warnanya pink. Tapi secara ajaib, tiba-tiba dia jadinya malah kepengen Stratocaster warna putih

Trus karena kebetulan waktu itu saya punya sebiji Squier Stratocaster, saya sempat kepikiran pengen repaint warnanya dari merah maroon jadi putih. Eh, gak jadi di repaint gitar itu malah saya jual.





Nanti pokokmen, suatu saat nanti kalo dapet rejeki lebih, saya mau beli Stratocaster warnanya putih. Biar Binar tambah cinta sama saya. (modus, padahal mau dimainin sendiri)




Entah kelak merknya Fender, Pender, atau Pendi sekalipun, pokokmen itu gitar modelnya Stratocaster warnanya putih. Titik.





Kamis, 03 Mei 2012

Kau hancurkan gitarku, kau hancurkan hatiku

~Kali ini saya tidak akan menulis tentang lirik-lirik lagu seperti dua hari kemarin.~



"kau hancurkan gitarku, kau hancurkan hatiku."

Dapat dikatakan bahwa sebagaimana kenyataannya, saya suka sekali bermain gitar. Gitar itu sudah seperti pacar saya sendiri. Jauh sebelum Binar deket sama saya, saya sudah lebih dulu deket sama gitar. Dari kecil saya sudah kenal dengan yang namanya gitar. Kebetulan bapak saya juga suka bermain gitar, dan beliau juga punya dua gitar kesayangan yang umurnya jauh lebih tua daripada saya.


gitar bapak (Yamaha'70an dan Grand suzuki '80an)


Saya pertama kali belajar gitar waktu kelas 5 SD. Gara-gara kakak saya bilang, "kalo cowok ga bisa main gitar nanti di bilang bencong". Gara-gara itu saya langsung belajar gitar pakai gitar bapak yang ada rumah. Semenjak itu, sampai sekarang saya terus-terusan main gitar, dan ga bisa lepas dari benda itu. 

Bagi saya, gitar lebih dari sekedar alat musik bersenar enam. Ia adalah sahabat yang paling setia yang pernah ada.  Peneman sakit hati dan bahagia, serta penerjemah nada-nada yang beterbangan di kepala. 
Sampai sekarang saya memiliki beberapa buah gitar. Karena bagi saya, tiap gitar memiliki suara yang berbeda. Bahkan gitar yang sama persis secara tampilan, bahan, dan segala macam isinya, pastilah berbeda. Gitar itu unik, seperti layaknya manusia. 

Dari dulu saya pengen banget beliin bapak saya gitar. Tapi belum kesampaian. Nah, tanggal tiga Mei kemarin bapak saya ulang tahun. Kebetulan saya waktu itu punya rejeki lebih, jadi saya bisa beliin bapak saya gitar.Bapak saya seneng banget. Puji Tuhan ya. :)


gitar buat bapak

Omong-omong, ini ada beberapa gambar gitar yang saya punya (plus gitar bapak juga). Ada yang di Balikpapan, ada juga yang di Jogja. Pamer dulu ah...




nb: Puji Tuhan Binar juga bisa main gitar :p

Rabu, 02 Mei 2012

Rasa (yang terburu-buru)

Ketemu lagi bersama saya, masih dalam acara #31harimenulis \:D/

~Post hari ini bisa dibilang, terburu-buru. Ya jelas, karena saya bingung dengan tema apa yang akan saya tulis untuk hari ini. Saya sedikit terjebak dengan post kemarin tentang lagu yang pernah saya tulis. Dan lagi dengan berbagai macam hal yang memenuhi pikiran akhir-akhir ini, sukses membuat saya jatuh bangun aku mengejarmuuu.....~

----------------


 Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Rasa berarti "tanggapan indra terhadap rangsangan saraf, seperti manis, pahit, masam terhadap indra pengecap, atau panas, dingin, nyeri terhadap indra perasa".

Tapi Rasa yang saya tulis dalam lagu ini bukanlah rasa yang seperti itu.
Rasa ini, tentang sesuatu yang ada di dalam hati. Yang timbul saat kita jatuh cinta. Saat ingin memiliki.. *malah galau*

Ya begitulah. Hati itu bukan indra pengecap, tapi didalamnya juga dapat timbul sebuah Rasa. Bahkan tidak hanya satu, bisa dua.. tiga... Bahkan sejuta rasa. Kayak lagunya Eyang Titik Puspa, "Jatuh cinta berjuta Rasanya".

Maaf tulisan saya berantakan sekali. Saya memang tidak pandai menulis. Tapi daripada diam saja, lebih baik berkarya kan ya. :)



Rasa

Di saat ku termenung
Tenggelam dalam mimpi
Terlarut dalam waktu
Di kesendirianku

Detik terus berlalu
Dan aku pun tak henti
Berharap ada kamu
Kan selalu dekat di hatiku

(Reff)
Kau berikan aku sejuta rasa
Yang tak pernah ku kira akan ku rasakan
Semoga rasa ini kan selalu bersemi
Ku bayangkan saat-saat indah
Di mana kita bersama
Merajut mimpi, jalani hari...

Kau memang mempesona
Hingga aku terpana
Sungguh kehadiranmu
Membuatku lemah tak berdaya


----------

Btw, ini ada rekaman lagunya.
 Maaf suara saya jelek, dan rekamannya terburu-buru. :)


Selasa, 01 Mei 2012

post pertama (lagu pertama)


~Post pertama di bulan ini akan diwakilkan oleh lagu pertama yang pernah saya tulis.~


Lagu ini ditulis waktu saya masih duduk di bangku SMP, sebuah kisah yang klise.
Waktu itu hampir semua teman saya sudah mulai punya pacar. Karena saya juga ingin dan belum punya, saya curhat. Curhatnya ya bikin lagu itu. Dibilang kasian, ya emang kasian. Saya juga tak pandai menulis lirik. Tapi ya daripada diem aja, lebih baik berkarya kan ya.. ;)

----------

Mimpi

Andaikan ku punya pacar
Seperti dia yang memikat hati semua orang
Dan dia mencium pipiku dan peluk diriku
Sehingga semua orang tau

(*)
Andai saja...
Itu semua...

(Reff)
Bukan cuma khayalan
Bukan cuma mimpi saja
Kuberharap semua
Menjadi kenyataan


--------


Btw, ini ada rekaman demonya.
Selamat menikmati :)


Prolog #31harimenulis

Okay... Setelah sekian lama tidak menulis di blog, saya akan kembali mencoba aktif menulis dalam satu bulan kedepan.

Tidak lain dan tidak bukan disebabkan oleh program #31harimenulis yang digagas kakak angkatan saya Awe yang paling sangar sedunia persilatan. Supaya tidak kena denda, marilah kita mulai menulis.