Rabu, 02 Mei 2012

Rasa (yang terburu-buru)

Ketemu lagi bersama saya, masih dalam acara #31harimenulis \:D/

~Post hari ini bisa dibilang, terburu-buru. Ya jelas, karena saya bingung dengan tema apa yang akan saya tulis untuk hari ini. Saya sedikit terjebak dengan post kemarin tentang lagu yang pernah saya tulis. Dan lagi dengan berbagai macam hal yang memenuhi pikiran akhir-akhir ini, sukses membuat saya jatuh bangun aku mengejarmuuu.....~

----------------


 Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Rasa berarti "tanggapan indra terhadap rangsangan saraf, seperti manis, pahit, masam terhadap indra pengecap, atau panas, dingin, nyeri terhadap indra perasa".

Tapi Rasa yang saya tulis dalam lagu ini bukanlah rasa yang seperti itu.
Rasa ini, tentang sesuatu yang ada di dalam hati. Yang timbul saat kita jatuh cinta. Saat ingin memiliki.. *malah galau*

Ya begitulah. Hati itu bukan indra pengecap, tapi didalamnya juga dapat timbul sebuah Rasa. Bahkan tidak hanya satu, bisa dua.. tiga... Bahkan sejuta rasa. Kayak lagunya Eyang Titik Puspa, "Jatuh cinta berjuta Rasanya".

Maaf tulisan saya berantakan sekali. Saya memang tidak pandai menulis. Tapi daripada diam saja, lebih baik berkarya kan ya. :)



Rasa

Di saat ku termenung
Tenggelam dalam mimpi
Terlarut dalam waktu
Di kesendirianku

Detik terus berlalu
Dan aku pun tak henti
Berharap ada kamu
Kan selalu dekat di hatiku

(Reff)
Kau berikan aku sejuta rasa
Yang tak pernah ku kira akan ku rasakan
Semoga rasa ini kan selalu bersemi
Ku bayangkan saat-saat indah
Di mana kita bersama
Merajut mimpi, jalani hari...

Kau memang mempesona
Hingga aku terpana
Sungguh kehadiranmu
Membuatku lemah tak berdaya


----------

Btw, ini ada rekaman lagunya.
 Maaf suara saya jelek, dan rekamannya terburu-buru. :)